perjalanan akhir tahun

Rabu, 14 Januari 2009
pagi itu cerah, mentari memancarkan sinarnya dengan lembut namun hangat.
berdua ku dan menyeng mamacu kendaraan mencari toko otomotif yang buka...mengganti oli si ujang (motor supra yang telah menjadi milik menyeng beberapa bulan ini).
tak berapa lama ujang telah selesai ganti oli kembali ujang harus berkerja keras untuk membawa kami ke desa tujuan yaitu KASEMBON.

i'm so blank!!!

Rabu, 24 Desember 2008
i only have a little time to finish my work but why my hand, my mind is not working?
i am so so so blank at this time.
just 2 week to going presentation
and just a week to prepare my paper....
what happen to me?
helpppppppppppppppp...

....

Minggu, 16 November 2008
Kau Satu

disudut kota, ketika semua tumpah
laksana air bah
aku menangis...

di bukit hijau itu
kau tempatku bersandar
tempatku bercerita semua keluh kesahku
ku tersadar hanya kau satu

segalanya bagiku...

waktu terus bergulir memaksaku tuk terus mengikutimu
tak ingin ku terus begini namun kaki ini tak kuasa
ingin ku bebaskan namun tangan ini tetap menggapaimu
menarikmu seakan kau hanya milikku

satu...

lebaran 2008

Rabu, 15 Oktober 2008
berlebaran seyogyanya dilewatkan bersama anggota keluarga, bersilahturahmi dan menghabiskan waktu bersama keluarga besar. namun hal tersebut tidak berlaku bagi aq dan temanku...

Kerajaan Siak Sri Indrapura

Sabtu, 06 September 2008

1. Sejarah

Kerajaan Siak merupakan pecahan dari Kemaharajaan Melayu. Dalam sejarahnya, terjadi perpecahan di Kemaharajaan Melayu antara Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah (Raja Kecil) dengan Sultan Suleiman. Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah mengalami kekalahan dalam konflik tersebut, karena Sultan Suleiman dibantu oleh Bugis. Akibat dari kekalahan itu, Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah kemudian menyingkir ke Johor, kemudian Bintan dan terus ke Bengkalis, hingga akhirnya sampai di pedalaman Sungai Siak, tepatnya di daerah Buantan. Letak Buantan lebih kurang 10 km di hilir kota Siak Sri Indrapura sekarang ini. Karena merasa aman dan tentram di Buantan, ia kemudian memutuskan untuk menetap, dan oleh rakyat setempat, Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah kemudian diangkat sebagai Sultan Siak dengan gelar yang sama ketika ia masih menjadi raja di Kemaharajaan Melayu. Ada perbedaan pendapat mengenai tahun pendirian kerajaan Siak ini, sebagian mengatakan pada tahun 1723, tapi ada juga yang mengatakan 1725.